Rabu, 15 Maret 2017

berita meninggalnya KH Hasyim Muzadi

Innalillahi wa Inna illaihi roji`un

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un 
berita meninggalnya  KH Hasyim Muzadi

Allaahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihii wa’fu anhu 

KH Hasyim Muzadi Meninggal Dunia

Niken Purnamasari - detikNews
Jakarta - KH Hasyim Muzadi menghembuskan nafas terakhirnya pagi ini. Tokoh Nahdlatul Ulama itu wafat di usia 72 tahun.

Kabar meninggalnya KH Hasyim Muzadi diungkapkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melalui Twitter. 

"Telah wafat KH. Hasyim Muzadi pagi ini. Mari doakan almarhum diampuni kesalahannya, diterima amal bajiknya, berada di sisiNya. Al-faatihah..," ujar Lukman, Kamis (16/3/2017). 

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD juga membenarkan kabar meninggalnya KH Hasyim Muzadi. Dia mengatakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu meninggal pukul 06.00 WIB tadi. 

Menurut rencana, jenazah KH Hasyim Muzadi akan dibawa ke Jakarta untuk dikebumikan. 

"Pukul 06.00 WIB tadi wafat dan akan diterbangkan ke Al Hikam, Depok. Dikebumikan di sana," ujar Mahfud.

KH Hasyim Muzadi lahir pada 8 Agustus 1944 ini wafat setelah menjalani perawatan intensif di RS Lavalette, Malang, Jawa Timur. detikcom berusaha menghubungi keluarga KH Hasyim Muzadi tetapi hingga kini belum bisa dihubungi. 
(nkn/aan)

liputan 6 Liputan6.com, Jakarta - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden KH Hasyim Muzadi meninggal dunia. Kabar duka itu disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
"Telah wafat KH. Hasyim Muzadi pagi ini. Mari doakan almarhum diampuni kesalahannya, diterima amal bajiknya, berada di sisiNya. Al-faatihah..," tulis Lukman di akun Twitternya, Kamis (16/3/2017).
Ucapan dukacita atas wafatnya Hasyim Muzadi juga disampaikan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus.
"Innã liLlãhi wainnã ilaiHi rãji'űn. Kita kehilangan lagi seorang tokoh, mantan Ketum PBNU, KH. Hasyim Muzadi. Semoga husnul Khãtimah," tulis Gus Mus di akun Twitternya.
Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf juga mengungkapkan belasungkawa atas meninggalnya mantan Ketua Umum PBNU tersebut. "Innalillahi wainnalillahi raji'un. Turut berduka cita yg sedalam-dalamnya atas wafatnya KH Hasyim Muzadi. Semoga almarhum husnul khotimah," ungkap Triawan.
Sehari sebelumnya, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana menjenguk Hasyim Muzadi di kediamannya, Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Malang, Jawa Timur. Jokowi menginstruksikan tim dokter kepresidenan membantu penanganan medis anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) itu.

Jokowi tiba di Pondok Pesantren Al Hikam Malang sekitar pukul 10.00 WIB. Tampak putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, ikut dalam mobil rombongan. Selain itu, terlihat pula Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Rombongan Jokowi hampir 45 menit berada di kediaman mantan Ketua Umum PBNU, yang jatuh sakit sejak awal Januari 2017 itu. Jokowi menjelaskan bagaimana kondisi terakhir Hasyim Muzadi, termasuk apakah sudah bisa berkomunikasi langsung dengan kiai atau tidak.
 Umat muslim di Indonesia berduka. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Hasyim Muzadi meninggal dunia tadi pagi (16/3). Informasi yang diterima JawaPos.com, pimpinan pondok pesantren Al Hikam ini wafat sekitar pukul 06.15.  
Kabar ini dibenarkan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. 
"Telah wafat KH. Hasyim Muzadi pagi ini.Mari doakan almarhum diampuni kesalahannya, diterima amal bajiknya, berada di sisiNya.Al-faatihah..," ujar dia lewat akun Twitter-nya, @lukmansaifuddin beberpa saat yang lalu. 
Hal serupa juga diungkapkan ulama kharismatik Nadhlatul Ulama (NU), Kiai Mustofa Bisri. Dilansir akun twitter-nya, pria yang kerap menulis puisi ini sangat kehilangan akan sosok almarhum. 
"Innalillahi wainnailaihi rajiun. Kita kehilangan lagi seorang tokoh, mantan Ketum PBNU, KH. Hasyim Muzadi. Semoga husnul Khãtimah," ungkapnya. 
Rencananya, jenazah akan dikebumikan Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat. Jenazah bakal diberangkatkan dari Malang selepas zuhur.(mam/JPG) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar